Ada berbagai alternatif yang bisa dipilih orang tua saat berhadapan dengan sistem pendidikan di Indonesia. Paling umum sudah pasti memasukkan buah hati ke sekolah formal baik negeri maupun swasta. Atau Anda juga bisa memilih konsep homeschooling sebagai salah satu alternatif pendidikan. Meski belum populer dan dilirik banyak orang, tetapi konsep homeschooling juga bisa membantu si kecil mendapatkan pendidikan dan menambah wawasan meski tidak dengan cara mengunjungi sekolah formal. Lalu apa saja kelebihan dari homeschooling? Dan apa yang harus dipersiapkan oleh orang tua yang memilih homeschooling untuk buah hati mereka?
Sesuai namanya homeschooling merupakan konsep belajar yang sepenuhnya dilakukan di rumah oleh orang tua atau pengajar. Tak sedikit orang tua yang memilih homeschooling bagi buah hatinya karena berbagai faktor. Ditemui pada sebuah acara, Najelaa Shihab selaku pendidik dan pendiri Sekolah Cikal mengungkapkan pendapatnya mengenai homeschooling.
“Homeschooling adalah pilihan, kalau orang tua merasa sistem pendidikan yang konvensional tidak bisa memenuhi kebutuhan anak, bisa memilih homeschooling. Namun yang ingin saya garisbawahi di sini, masih banyak interpretasi yang keliru tentang homeschooling. Karena homeschooling itu di rumah, jangan salah kaprah. Ada juga yang menyebut homeschooling tapi datang ke sekolah kaya tempat les atau apa, itu bukan homeschooling sebenarnya itu pendidikan non-formal, pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dan sebagainya. Saya bicara homeschooling adalah orang tua yang memang mengambil dua peran, baik sebagai guru maupun sebagai orang tua buat anaknya.”
Selain memahami makna homeschooling, Najelaa juga mengungkapkan apa saja kelebihan homeschooling dibanding sekolah formal.
“Keungguan homeschooling itu adalah kemampuan orang tua untuk beradaptasi dengan kebutuhan anak secara spesifik, karena muridnya kan cuma 1 sampai 2 anak. Orang tua juga harus mengenali anaknya dan punya cukup sumber daya untuk terus belajar, supaya bisa memahami minat si anak,” jelasnya.
Namun Najelaa juga turut menekankan pentingnya komitmen orang tua jika ingin memilih homeschooling bagi pendidikan buah hatinya, “Homeschooling itu bukan hal mudah buat orang tua, maka tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Walau sebenarnya homeschooling adalah niat mulia para orang tua untuk memenuhi kebutuhan anaknya secara lebih spesifik. Jika kesulitan, di Indonesia sudah ada komunitas atau organisasai pendidikan yang membantu para orang tua ini, dan mendukung orang tua untuk bisa memberikan pengalaman homeschooling yang baik bagi anak.”
Selain penjelasan dari Najelaa, sejatinya homeschooling juga memiliki berbagai kelebihan lain, terutama jika Anda sebagai orang tua sudah merasa yakin untuk memilih sistem ini sebagai cara anak meraih pendidikan. Kelebihan homeschooling antara lain:
1. Belajar sesuai kemampuan dan kemauan anak
Homeschooling memungkinkan anak untuk belajar sesuai dengan kemampuan dan kemauannya. Hal ini tentu saja tidak didapatkan di sekolah umum karena mereka harus mengikuti silabus dari sekolah, tak peduli apakah pelajaran tersebut terlalu dini untuk mereka atau tidak. Dengan homeschooling, Anda sebagai orang tua bisa menyesuaikan kecepatan belajar anak. Selain itu, kegiatan belajar pun bisa dilakukan dengan lebih mengasyikkan dengan berbagai konsep yang berbeda yang menyenangkan.
2. Belajar lebih efektif
Dengan one-on-one teaching, belajar jadi jauh lebih efektif karena Anda atau guru bisa fokus pada satu atau dua anak saja. Tak seperti di sekolah umum di mana seorang guru harus menyampaikan materi kepada puluhan orang murid. Dengan homeschooling, waktu belajar anak bisa dipercepat tanpa kehilangan kefektifannya. Anak pun akan mempunyai lebih banyak waktu untuk bermain dan melakukan hal yang disukainya. Bukankah masa anak-anak memang masanya untuk bermain?