Info Homeschooling di Cililitan Jakarta Timur hubungi 08119112332 Homeschooling yaitu metode pendidikan alternatif yang dikerjakan di dalam rumah dibawah bimbingan guru pendamping atau orangtua dan tidak dikerjakan di tempat resmi yaitu seperti sekolah pada biasanya. Sayangnya di Indonesia arti homeschooling ini sering di salah artikan oleh banyak pihak. Pasalnya banya lembaga/sekolah formal yang menggunakan embel-embel nama ‘Homeschooling’ walau sebenarnya kegiatan belajar mengajar nya dilaksanakan di sekolah.
Dalam bahasa Indonesia itu sendiri, ada yang memakai istilah “sekolah rumah”. Dapat mengartikaan homeschooling dengan istilah “sekolah mandiri”. Tetapi nama bukan suatu isu. Dikatakan apa pun, yang penting yaitu esensinya.
Diantara pemahaman umum homeschooling yaitu suatu keluarga yang menentukan untuk bertanggungjawab sendiri atas pendidikan anak-anak dan mendidik anak nya dengan berbasis rumah. Pada homeschooling, orangtua siswa memikul tanggung jawab seutuhnya atas proses pendidikan anak; sedangkan pada sekolah reguler tanggung jawab itu didelegasikan pada guru serta sistem sekolah.
Walau orangtua siswa sebagai penanggung jawab utama homeschooling, tapi pendidikan homeschooling ini tidak hanya dan tidak mesti dilaksanakan oleh orangtua. Tidak hanya mengajar sendiri, orangtua bisa mengundang guru private, mendaftar kan anak pada pelatihan, melibatkan anak-anak pada proses magang (internship), dan sebagainya.
Sesuai namanya, proses homeschooling sebenarnya berpusat di rumah. Akan tetapi, proses homeschooling biasanya tidak cuma mengambil lokasi di rumah. Para orangtua homeschooling bisa memakai sarana apa saja dan di mana saja buat pendidikan homeschooling anak nya.
Biaya Homescholing
Banyak yang memandang biaya homeschooling relatif mahal. Walau sebenarnya harga nya itu sebetulnya bisa di sesuaikan dengan kemampuan. Sekarang ini, telah banyak instansi yang menyediakan layanan sekolah rumah atau homeschooling ini, baik untuk tahap TK, SD, SMP, ataupun SMA.
Tiap-tiap anak sebetulnya punya kecenderungan yang berbeda-beda. Saat saya tawarkan kepadanya ingin sekolah umum / Home Schooling jawaban nya yaitu lebih cenderung belajar di dalam rumah.
“Home Schooling”, Sebuah Alternatif Memperbaiki Kualitas Pendidikan
Salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan budget yang ada ialah dengan menjadikan homeschooling termasuk sebagai sistem pendidikan formal. Menurut Permendikbud Nomer 129 tahun 2014, sekolah rumah (home schooling) berarti proses layanan pendidikan yang secara sadar dan terencana dikerjakan oleh orang tua atau keluarga di rumah atau tempat-tempat lain dalam bentuk tunggal, majemuk, dan komunitas di mana proses pembelajaran bisa berlangsung dalam suasana yang kondusif dengan tujuan biar setiap potensi peserta didik yang unik bisa berkembang dengan cara optimal. Permendikbud ini pun menyebutkan bahwa peserta sekolah rumah berhak melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi sesudah lulus dari ujian kesetaraan (Paket A, B atau C).
Menurut Permendikbud Nomer 129 tahun 2014, ada 3 jenis bentuk rumah sekolah yang bisa diadakan oleh keluarga Indonesia.
1. Sekolah rumah Tunggal ialah layanan pendidikan berbasis keluarga yang dijalankan oleh orangtua dalam satu keluarga buat peserta didik dan tidak bergabung dengan keluarga lain yang menerapkan sekolah rumah tunggal lainnya.
2. Sekolah rumah Komunitas ialah kelompok belajar berbasis gabungan sekolah rumah majemuk yang mengadakan pembelajaran bersama berdasarkan silabus, fasilitas belajar, waktu pembelajaran, dan bahan ajar yang di susun bersama oleh sekolah rumah majemuk untuk anak-anak, termasuk menentukan beberapa kegiatan pembelajaran yang meliputi olahraga, seni atau musik, bahasa dan lainnya.
3. Sekolah rumah Majemuk ialah layanan pendidikan berbasis lingkungan yang diadakan oleh orangtua dari 2 (dua) atau lebih keluarga lain dengan menekuni 1 (satu) atau lebih kegiatan pembelajaran bersama dan kegiatan pembelajaran inti tetap dikerjakan dalam keluarga.